Feng Shui (風水) — secara harfiah "angin dan air" — adalah sistem metafisika Tiongkok yang telah digunakan lebih dari 3.000 tahun untuk mengoptimalkan aliran energi (Qi/氣) di lingkungan hidup dan kerja. Feng Shui mempelajari bagaimana tata letak, arah, bentuk, dan elemen di sekitar kita mempengaruhi kesehatan, kemakmuran, hubungan, dan kesempatan hidup.
Berbeda dengan dekorasi interior biasa, Feng Shui bekerja berdasarkan prinsip bahwa manusia dan lingkungannya saling mempengaruhi. Lingkungan yang tertata dengan prinsip Feng Shui menciptakan aliran Qi yang harmonis — mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan penghuninya.
Energi kehidupan yang mengalir di semua benda. Feng Shui bertujuan mengoptimalkan aliran Qi.
Keseimbangan energi berlawanan. Ruang yang baik harus menyeimbangkan yin (pasif) dan yang (aktif).
Kayu, Api, Tanah, Logam, Air — setiap area rumah terhubung dengan elemen tertentu.
Kompas Feng Shui membagi ruang menjadi 8 arah dengan makna dan elemen berbeda.
Qi adalah "napas alam semesta" — energi yang mengalir melalui semua benda hidup dan tak hidup. Dalam Feng Shui, tujuan utamanya adalah memastikan Qi mengalir dengan lancar (tidak terblokir) namun juga tidak terlalu cepat (tidak melayang pergi). Ruangan yang penuh sudut tajam, lorong sempit, atau cermin menghadap pintu utama dapat mengganggu aliran Qi.
Setiap ruang perlu keseimbangan Yin (tenang, gelap, pasif) dan Yang (aktif, terang, dinamis). Kamar tidur sebaiknya lebih Yin — tenang untuk pemulihan. Ruang kerja lebih Yang — aktif untuk produktivitas. Ketidakseimbangan ini sering menjadi penyebab masalah tidur atau produktivitas yang rendah.